Custom Search

Monday, March 26, 2007

menggunakan komputer dengan baik


Berikut ini beberapa tips untuk menggunakan komputer dengan baik antara lain :
1. Gunakan scandisk untuk memeriksa kerusakan pada hardisk.
2. Gunakan software antivirus yang di update secara reguler untuk mencegah adanya virus dalam komputer Anda.
3. Gunakan pula software untuk mencegah spyware misal, gunakan software AdAware.
4. Lakukan defrag sebulan sekali.
5. Matikan komputer dengan fasilitas Shutdown, jangan langsung menekan tombol Power pada casing CPU karena akan merusak hardisk dan menyebabkan bad sector.
6. Bersihkan komputer dari debu.
Semoga bermanfaat.

Thursday, January 18, 2007

learning CSS - part2

To start off our understanding of cascading style sheets, we're going to use a special line of CSS code that does something HTML alone could never do right… we're going to indent every paragraph automatically.

Here's the CSS code:

p { text-indent: 3em; }

As you can imagine, in its current form, the code does not but display p { text-indent: 3em; } on the screen instead of changing the way the paragraph tag behaves. We have several choices to implement this as an actual style, all of which are covered in this chapter:

  • Write it inline inside each and every tag
  • Place a at the beginning of the web page
  • Dedicate and link a CSS file and write it inside that file
  • Use @import to include it as portion of a page's CSS

Writing inline style inside each tag is one of the worst ways to design a CSS page, although there are a few rare circumstances where it may be appropriate. But to know CSS, you need to know how to do it, and it will also help you understand how the CSS system works.

In our example, p is the selector, that is, what is selected to follow your chosen style. What the web browser understands is that when it sees the tag p, before writing any content, it needs to indent the text 3em. (1 em is a size for laying out glyphs in print... the important thing to understand about 3em is that 3em is about 5 spaces, the typical indentation choice). text-indent is a property, and 3em is the value of that property.

All definitions in CSS follow this format:

selector { property: value; }

You can also include multiple properties and values for a single selector, merely separate them with a ;. If we wanted the paragraph text to be green, we could add color: green; after the text-indent: 3em;.

To write inline, we can start with

, the normal surroundings of a paragraph. Then, in the opening

tag, we'll add special code to say we want a style, merely

. Then, inside the quotes, we'll add all the properties and values we want this specific paragraph tag to have. So we'll make ours

This works just fine, as you can see below, however, we certainly do not want to write that for every paragraph we want to indent!

This paragraph is indented at
the very beginning by using an inline style.

(to be continued....)


learning CSS (Cascading Style Sheet) - part 1

What is CSS ? CSS make us simple and effective making the website.

Imagine you've just designed a two hundred page web site for a client (or maybe for yourself) but at the last minute your client (or you) decide the font is a little two small or the typeface should be serif instead of sans-serif? You didn't know how to use cascading style sheets (CSS) so you coded all of the pages with the old-style tag. If you didn't know CSS, chances are you'd have to replace every occurrence of the old tag with the new tag :-(

But if you had decided to write the site with CSS from the get-go, all you would have to do is replace one single line of code in a master file, and your entire site would be rendered immediately in your new style.

That's just one file to upload. That's a lot better than two hundred. Now you can do other things with your time. This is one major reason cascading style sheets are important. CSS makes web site maintenance easier :-)

Cascading style sheets (CSS) have a side effect of improving page load time for your site. Why does it load faster you ask? There is less data to transfer. Normally, a web browser has to download all of your formatting code in each and every one of your pages on your site. With CSS, the style sheet is downloaded once and cached, and every page beyond your first page is shorter and sweeter. Every page that uses your style sheet is also more consistent, because it is derived from an identical style. No more 14 point typeface on page A and 12 point typeface on page B. Just link both pages to one style sheet, and the formatting is automatic.

Cascading style sheets also improve accessibility. If someone has poor eyesight, they can use the advanced feature of a web browser to define their own style. If the can only see 16 point fonts and larger, they can define so in their own personal style sheet. This style sheet can override your defaults, making your site more enjoyable to an even larger audience.

Ok, Get your cup of coffee or green tea, and get ready to learn how to make your web design life a little bit easier. It's time to learn how easy it is to use cascading style sheets...
(to be continued....)

Monday, January 01, 2007

internet down :-(

pagi ini internet masih down, walaupun konek tapi 5 menit mati, trus hidup lagi :(
perbaikan kabel juga tertunda, jadi sabar aja...

Friday, December 22, 2006

Hati-hati virus dan spam

Biasanya menjelang Natal dan tahun baru New Year seperti ini, penyebaran virus dan spam semakin meningkat. Banyak orang mengirim kartu ucapan via email dan tanpa curiga kita klik dan install attachment yang disertakan ke dalam komputer, kena deh...
Untuk mencegah komputer terkena virus dan spam, beberapa tips yang bisa di lakukan antara lain :
1. Jangan lupa untuk selalu mengupdate dan scan secara teratur komputer Anda dengan anti virus yang telah ada. Jika belum ada, terutama bagi Anda yang terkoneksi ke internet. Dunia internet merupakan dunia tanpa batas yang tidak menutup kemungkinan Anda terkena virus atau spam, maka hendaknya install software anti virus.
2. Jangan membuka attachment dari pengirim yang tidak di kenal, beberapa file dengan ekstensi .exe, .pif, .src, .bat perlu Anda waspadai.
3. Tidak sembarangan memasukkan data dari media penyimpan seperti disket, flash disk apalagi jika media penyimpan tersebut telah digunakan pada banyak tempat.

Itu aja dulu, yg teringat, be careful, dan jangan lupa berdoa semoga virus dan spam tidak masuk ke komputer Anda :-)

Thursday, December 21, 2006

Pemerintah sudah mantap pilih Microsoft ??

Judul diatas pada detik.com, membuat beberapa orang terutama para praktisi IT memberikan komentar pro dan kontranya. Saya secara pribadi, lebih mendukung agar kita menggunakan open source karena legal dan gratis. Jika ada yang gratis dan bermutu kenapa harus memilih yang berbayar ?? Walaupun sampai sekarang saya masih menggunakan software Microsoft dalam aktivitas IT karena tuntutan pekerjaan yang mengharuskan :-)
Pengunaan open source tentu akan lebih mendidik para praktisi IT negara ini lebih kreatif dan dinamis menghasilkan software-software yang bermutu. Pemerintah berencana akan menlisensikan Windows sebanyak 35.496 dan Microsoft Office sebanyak 177.480. Jika dengan kurs 1$ = Rp 9.065, menurut Onno W Purbo, maka Microsoft akan menerima pembayaran sebesar 676 miliar. Angka yang fantastis, uang sebesar itu harusnya bisa lebih dihemat dengan menyalurkan pada dunia pendidikan dan membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, dimana negara kita sedang di uji oleh ALlah dengan banyaknya musibah yang terjadi.
Disadari bahwa penggunaan Open Source masih sangat jarang dan masyarakat kita terutama para pengguna IT kebanyakan masih menggunakan software-software Microsoft dalam aktivitas sehari-harinya. Jika di lakukan penggantian yang frontal maka dibutuhkan dana yang tidak sedikit untuk melakukan pelatihan penggunaan Open Source.
Untuk mengatasi hal tersebut, saya setuju dengan pendapat Pak Made Wiryana, untuk membeli lisensi beberapa software Microsoft saja, dan yang lain secara bertahap di lakukan penggantian ke arah Open Source.
Hendaknya pemerintah juga tidak mengadakan sweeping terhadap penggunaan Windows di masyarakat karena hal tersebut tentu akan lebih menyengsarakan, apalagi beberapa warnet yang ada di negara kita masih menggunakan Windows sebagai platform sistem operasi mereka. Saya buka pengelola ataupun pemilik warnet namun saya mengerti bagaimana efeknya regulasi tersebut terhadap lahan bisnis mereka.
Dan itu semua butuh proses agar masyarakat kita benar-benar dapat menggunakan Open Source sebagai pengganti sistem operasi Windows saat ini.

Monday, December 18, 2006

Akhir-akhir ini, wabah virus Rontokbro / Brontok telah merambah berbagai kota. Laporan dari www.vaksin.com, kota Bandung merupakan kota yang mempunyai korban paling banyak di banding kota-kota lainnya.
Penyebaran virus ini seperti kebanyakan virus-virus sebelumnya yaitu paling banyak melalui attachment email, flash disk, disket dsb.
Aktivitas virus ini benar-benar membuat para pengguna komputer agak kewalahan. Beberapa virus sebelumnya, jika komputer di jalankan pada safe mode akan membuat aktivitasnya berhenti. Namun tidak bagi si Brontok. Walaupun komputer sudah jalan di safe mode, aktivitasnya masih tetap berjalan. Hal ini yang membuat beberapa pengguna komputer agak kebingungan, bagaimana cara mengusirnya dari komputer. Dan sampai saat ini, varian dari SiBrontok ini masih terus bertambah. Berhati-hatilah! jangan lupa untuk selalu meng-update anti virus Anda secara teratur.

Sebelumnya, kita perlu mengetahui beberapa ciri atau tanda sebuah komputer terkena virus Brontok yaitu antara lain :
1. Fungsi regedit, msconfig menjadi disabled, ketika Anda menjalankan perintah-perintah tersebut komputer akan restart dengan sendirinya.
2. Fungsi Folder Options menjadi hilang.
3. Ketika Anda akan membuka isi sebuah folder maka akan muncul folder baru dengan ekstensi .exe. Jika hal ini Anda biarkan maka kapasitas hardisk Anda akan habis "termakan" oleh folder-folder hasil duplikasi si Brontok.

Berikut beberapa tips dan trik untuk menghilangkan virus Brontok dari komputer kita :
1. Gunakan software Process Explorer (http://www.snapfiles.com/get/processexplorer.html) untuk melihat proses yang sedang berjalan pada komputer Anda. Karena Windows Task Manager tidak mampu untuk memantau aplikasi yang sedang berjalan, atau yang terkena virus.
2. Jika terdapat file2 SVCHOST.EXE yang menggunakan icon folder, maka ini adalah virus. File SVCHOST.EXE yang asli tidak menggunakan icon folder.
3. Setelah yakin bahwa proses yang sedang berjalan itu adalah virus maka klik kanan pada proses dan pilih Kill Process.
4. Kemudian lakukan Full scan dengan anti virus yang telah terpasang, jangan lupa update terlebih dahulu database virus dengan update-an terbaru.
5. Setelah selesai, lakukan pembersihan melalui registry. Klik Start -> Run, ketik regedit dan
hapus/ubah nilai2 sebagai berikut :

"HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon" hapus key "Explorer.exe"C:\WINDOWS\SVCHOST.EXE"

"HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon" hapus key "Shell=Explorer.exe"C:\WINDOWS\system\SVCHOST.EXE"

"HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\HideFileExt" ubah nilai Unchecked Value menjadi "1"

"HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden" ubah nilai Unchecked Value menjadi "1"

6. Hapus semua fasilitas sharing, terutama jika Anda menggunakan sistem operasi Windows XP, hilangkan sharing pada folder Shared Documents.
7. Masuk ke Explorer dan pilih pada menu Tools->Folder Options->View
. Non aktifkan pilihan "Hide-protected operating system file" Maka file asli yang disembunyikan virus akan muncul. Klik kanan dan hilangkan atribut "hidden " dan "system" pada file-file tersebut.
8. Jangan lupa untuk selalu meng-update antivirus yang Anda gunakan.
9. Jangan membuka attachment email dari alamat yang meragukan atau tidak dikenal.
10. Kalau perlu scan terlebih dahulu media penyimpan data seperti disket, flash disk jika hendak mentransfer data dari satu komputer ke komputer yang lain.

Sumber :
- Majalah Chip
- pengalaman pribadi saat melawan si Brontok :-)

Semoga bermanfaat bagi rekan-rekan sekalian. Jika ada tambahan, silahkan beri komentar. Terimakasih.

Tuesday, October 31, 2006

info buku01


Judul : Microsoft Outlook 2003 Cara Menghemat Pulsa Internet
Penulis : Eko Priyo Utomo,ST.
Penerbit : CV Yrama Widya Bandung
Tahun : 2005
Halaman : 144
Ukuran : 15 x 21 cm

Ringkasan :
Kebanyakan orang saat ini telah menjadikan internet sebagai media untuk mencari berbagai macam informasi atau sekedar berbagi pengalaman,ide, saran. Salah satu media yang sering digunakan adalah email. Seseorang mungkin akan dianggap "ketinggalan jaman" ketika tidak mempunyai alamat email. Email menjadikan komunikasi menjadi lebih cepat dibanding dengan surat, tidak menganggu seperti telepon dan tidak merepotkan seperti fax. Dengan email, kita dapat mengirim surat, pesan, dokumen, gambar, video secara elektronik dan lebih cepat. Seseorang tentu harus tersambung ke internet ketika akan membuka email. Hal ini masih menjadi kendala, seperti di negara kita yang fasilitas internet masih termasuk barang yang mahal. Microsoft Outlook 2003 menawarkan fasilitas pengaturan email secara offline artinya Anda tidak perlu koneksi secara terus menerus ke internet namun Anda dapat membaca, mengatur atau menyimpan email Anda tanpa harus takut membengkaknya tagihan internet. Beberapa folder penting dapat Anda gunakan untuk mengatur email juga aktivitas Anda seperti Calendar, Contacts, Task, Notes, Journal. Semua itu akan memberikan Anda kemudahan dalam beraktivitas yang berhubungan dengan email. Semoga bermanfaat.

Dapatkan segera bukunya di toko buku Gramedia, Gunung Agung, Sri Ratu dan toko-toko buku terdekat di kota Anda.

info buku02


Judul : Berbisnis di Era Internet dengan E-Commerce
Penulis : Eko Priyo Utomo,ST
Penerbit : CV Yrama Widya Bandung
Tahun : 2005
Halaman : 160
Ukuran : 13 x 19 cm

Ringkasan :
Era perdagangan bebas telah menjadikan dunia menjadi semakin sempit. Dunia telah menjadi satu perkampungan yang luas. Faktor perbedaan letak geografis sudah tidak menjadi hal yang urgent saat ini. Hal ini ditambah dengan teknologi internet yang sudah semakin meluas, ditandai dengan semakin banyaknya komunitas-komunitas di dunia maya. Faktor itulah yang menjadikan para pengusaha atau pebisnis saat ini melirik perdagangan online (e-commerce).
Anda mungkin pernah mendengar toko online Amazon, yang mulanya hanya berkantor pada sebuah garasi mobil, kini telah menjadi satu perusahaan online terbesar dengan sistem penjualannya melalui media internet. Anda memerlukan sebuah website yang berisikan katalog produk yang di jual. Pada buku ini di jelaskan tentang pengertian e-commerce, kelebihan, perlatan yang diperlukan untuk membangun e-commerce, langkah-langkah membangun sebuah e-commerce dan bagaimana cara mempublikasikan ke sebuah host server. Penjelasan mendasar tentang e-commerce dalam buku ini dapat di kembangkan untuk pembangunan e-commerce yang lebih kompleks. Dalam buku ini, aplikasi e-commerce yang di bangun menggunakan bahasa pemrograman PHP, database MySQL.

Dapatkan segera bukunya di toko buku Gramedia, Gunung Agung, Sri Ratu dan toko-toko buku terdekat di kota Anda.

back again

AlhamduliLlah kembali lagi setelah libur lebaran..maaf lahir batin kepada semuanya.